Selasa, 24 Mei 2011

Setting Mikrotik dengan Winbox

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.

Langkahnya burn file ISO MikroTik RouterOS™ ke CD.

1. Install Mikrotik OS

- Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64

- Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local

- Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM

- Boot dari CDROM

- Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default

- Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)

- Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”

- Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal

- Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login

2. Setting Dasar Mikrotik

Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip. Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk melakukan berbagai macam konfigurasi

- Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter. Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara

Seting mikrotik ada 2 cara yaitu dengan TEXT dan Winbox.

Di sini akan saya terangkan seting mikrotik dengan Winbox.

Langkah setting Mikrotik dengan TEXT

Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil

1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.

Misal

ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2

Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox

2. Buka Winbox yang telah di download tadi



3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan

Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect



4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil



5. Klik IP —> ADDRESS



6. Ini adalah tampilan dari address



7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)



8. Ini daftar IP pada 2 ethernet



9. Setting Gateway, IP —> Routes



10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)



11. Hasil ROUTING



12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)

Kemudian klik Apply dan OK



13. Setting MASQUERADE



14. Klik IP —> Firewall



15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General

pada Chain pilih srcnat

pada Out. Interface pilih ether1


pada tab Action pilih masquerade



Kemudian klik Apply dan OK



Lanjut membaca “Setting Mikrotik dengan Winbox”  »»

Minggu, 22 Mei 2011

Pengertian Uplink dan Downlink

Upstream adalah Peristiwa transmisi (pengiriman) data melalui frekuensi radio ke suatu satellite dari stasiun bumi.

Downlink adalah Downlink dapat diartikan sebagai saluran untuk mengirim data keluar(ke suatu server di internet). Pada satelit adalah peristiwa pengiriman data dari satelit ke stasiun yang ada di bumi (VSAT).






Lanjut membaca “Pengertian Uplink dan Downlink”  »»

Pengertian Upstream dan Downstream

Downstream adalah istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network.

Upstream Adalah Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lokal ke komputer lain yang terhubung melalui sebuah network.

Dalam transmisi broadband asimetris, adalah merupakan bandwith atau arus data yang dikirimkan dari pengguna ke penyedia pelayanan (seperti internet karena ADSL dan modemnya asimetris).

Lanjut membaca “Pengertian Upstream dan Downstream”  »»