Senin, 28 Februari 2011

Berbagai macam Media Transmisi Data

Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Karakteristik media transmisi ini bergantung pada:
1.Jenis alat elektronika
2.Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut
3.Tingkat keefektifan dalam pengiriman data
4.Ukuran data yang dikirimkan

Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Berikut adalah macam-macamnya :


>Twisted Pair Cable


Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi lektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP),dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan. Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu kabel STP dan UTP. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstalk dan sinyal noise. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya. Penentuan panjang maksimum kedua TP tergantung pada kecepatan bit (bit rate) yang digunakan, misalkan 100 m TP digunakan untuk kecepatan bit 1 Mbps atau bila ditambahkan sirkuit untuk menghilangkan crosstalk, 100 m TP dapat mencapai kecepatan bit 10 Mbps.


>Coaxial Cable



Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cab le (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil). Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain. Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan. sebenarnya tidak ada yang berguna bagi anjing-anjing rumahan. Kabel koaksial dibagi 2, yaitu :

>Kabel Koaksial Baseband

Kabel koaksial baseband digunakan untuk transmisi baseband dan biasanya digunakan untuk jaringan bus dan transmisi jarak jauh dalam sistem telpon
Kabel ini memiliki dua tipe kawat, yaitu kawat tipis (thin wire) dan kawat tebal (thick wire). Kedua kawat ini dikatakan demikian karena perbedaan ketebalannya, diameter untuk kawat tipis adalah 0,25 inci sedangkan untuk kawat tebal 0,5 inci.

Umumnya kedua kawat ini beroperasi pada kecepatan bit 10 Mbps, tetapi kabel kawat tipis menghasilkan gangguan sinyal yang lebih besar. Panjang maksimum kabel kawat tipis antara repeater adalah 200 m sedangkan kawat tebal 500 meter.

Koaksial kawat tipis sering digunakan untuk menginterkoneksi workstation dalam kantor atau laboratorium yang sama, sehingga konektor fisik pada kabel koaksial menghubungkan secara langsung ke interface card dalam workstation. Berbeda halnya dengan kabel kawat tebal, kabel ini dapat diinstall jauh dari workstation yaitu sepanjang koridor, hal ini dikarenakan oleh struktur kabel ini lebih kaku.

Dengan demikian, penghubung antara workstation yang satu dengan workstation yang lain pada kabel kawat tebal ini membutuhkan pengkabelan tambahan yang disebut transceiver. Oleh sebab itu transceiver ini harus digunakan di antara titik koneksi kabel koaksial utama yang dikenal dengan nama AUT (Attachment Unit Interface) dan titik penghubung dari setiap workstation.

>Kabel Koaksial Broadband

Kabel koaksial broadband digunakan untuk transmisi broadband dan jaringan bus. Kegunaan utama dari kabel kaoaksial broadband adalah media transmisi yang fleksibel untuk digunakan pada industri perpabrikan atau untuk menghubungkan gedung jamak (multiple building), terutama bila gedung-gedung tersebut dipisahkan dalam jarak yang cukup jauh, misalkan sampai 10 km-an. Kabel ini beroperasi dengan kecepatan bit dalam range 1 – 10 Mbps.

>Fiber Optic

Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. Keuntungan serat optik adalah bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini. Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya karena memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.

Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. Macam Unguided transmission data :

>Gelombang mikro



Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena yang kecil. Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang yang melintas di atasnya.
Satelit
Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi. Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial. Kekurangannya adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.

>Gelombang radio

Gelombang radio adalah media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data. Kelebihan transmisi gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. Frekuensi yang digunakan antara 3 KHz sampai 300 GHz. Gelombang radio digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi. Untuk komunikasi data digital digunakan packet radio.

>Inframerah

Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya. Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.

Lanjut membaca “Berbagai macam Media Transmisi Data”  »»

Jumat, 25 Februari 2011

Berbagai macam kerajaan DNS di Dunia

Macam-Macam Kerajaan DNS di Dunia



Asia-Pacific Network Information Centre
Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) adalah Regional Internet Registry untuk kawasan Asia Pasifik.
APNIC menyediakan jumlah alokasi sumber daya dan layanan registrasi yang mendukung operasi global Internet. Ini adalah bukan untuk mencari keuntungan, organisasi berbasis keanggotaan yang anggotanya termasuk Internet Service Provider, Internet Registries Nasional, dan organisasi serupa.


APNIC fungsi utama adalah:

* Mengalokasikan IPv4 dan IPv6 address space, dan Autonomous System Numbers
* Memelihara Database Whois publik untuk wilayah Asia Pasifik
* Reverse DNS delegasi
* Mewakili kepentingan komunitas internet Asia Pasifik di panggung global


Pertemuan Kebijakan Terbuka

Setiap tahun, APNIC mengadakan dua pertemuan kebijakan terbuka. Ini memberikan kesempatan masyarakat untuk datang bersama-sama untuk pengembangan kebijakan, pengambilan keputusan, pendidikan, pertukaran informasi, dan jaringan - baik profesional dan sosial. Kebijakan Terbuka pertama setiap tahun Rapat diselenggarakan sebagai jejak konferensi Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT), dan yang kedua adalah sebagai standalone diadakan pertemuan. Pertemuan diadakan di berbagai lokasi di seluruh Asia Pasifik dan sering melibatkan unsur-unsur budaya ekonomi negara tuan rumah.



Pelatihan APNIC

APNIC mengadakan beberapa kursus pelatihan di berbagai lokasi di seluruh wilayah. Kursus-kursus ini dirancang untuk mendidik peserta untuk mahir mengkonfigurasi, mengelola dan memberikan layanan internet mereka dan infrastruktur dan untuk menerima praktek-praktek terbaik saat ini.

Whois database

Database Whois APNIC detail dari registrasi berisi alamat IP dan nomor AS awalnya dialokasikan oleh APNIC. Ini menunjukkan organisasi-organisasi yang memegang sumber daya, di mana alokasi dibuat, dan rincian kontak untuk jaringan. Organisasi yang memegang sumber daya yang bertanggung jawab untuk memperbarui informasi mereka dalam database. Basis data dapat dicari dengan menggunakan antarmuka web pada situs APNIC, atau dengan mengarahkan klien whois Anda whois.apnic.net (misalnya, whois-h whois.apnic.net 203.37.255.97).

Sejarah

APNIC didirikan pada tahun 1992 oleh Asia Pasifik Koordinator Komite Penelitian Intercontinental Networks (APCCIRN) dan Asia Pacific Engineering and Planning Group (APEPG). Kedua kelompok itu kemudian digabung dan berganti nama menjadi Kelompok Jaringan Asia Pasifik (APNG). Ini didirikan sebagai sebuah proyek percontohan untuk memberikan ruang alamat seperti yang didefinisikan oleh RFC-1366, dan juga mencakup singkat yang lebih luas: "Untuk memfasilitasi komunikasi, bisnis, dan budaya dengan menggunakan teknologi internet".

Pada tahun 1993, APNG menemukan mereka tidak mampu menyediakan payung formal atau struktur hukum untuk APNIC, dan jadi pilot proyek ini menyimpulkan, tetapi APNIC terus eksis secara independen di bawah kekuasaan IANA sebagai 'proyek sementara'. Pada tahap ini, APNIC masih tidak memiliki hak-hak hukum, keanggotaan, dan struktur biaya.

Pada tahun 1995, pelantikan diadakan pertemuan APNIC di Bangkok. Ini adalah pertemuan dua hari, dijalankan oleh para relawan, dan bebas untuk hadir. Sumbangan sukarela dicari sesuai dengan ukuran organisasi, mulai dari $ 1.500 untuk 'kecil', melalui ke $ 10.000 untuk 'besar'. Tiga anggota jenis didefinisikan oleh APNIC-001: ISP (lokal IR), Enterprise, dan Nasional.

1996 melihat struktur biaya yang layak diperkenalkan, pembentukan keanggotaan, dan penyelenggaraan pertemuan APRICOT pertama.

1997 Pada saat tiba, itu menjadi semakin jelas bahwa APNIC lingkungan setempat di Jepang membatasi pertumbuhan - misalnya, staf terbatas pada anggota 4-5. Oleh karena itu, perusahaan konsultan KPMG dikontrak untuk menemukan lokasi yang ideal di kawasan Asia Pasifik untuk APNIC markas baru.

Untuk alasan-alasan seperti infrastruktur stabil, rendahnya biaya hidup dan operasi, dan keuntungan pajak bagi organisasi keanggotaan, Brisbane, Australia dipilih sebagai lokasi baru, dan relokasi selesai antara bulan April dan Agustus, 1998, sambil tetap menjaga seluruh operasi terus-menerus.

Pada tahun 1999, relokasi itu selesai, krisis ekonomi Asia berakhir, maka mulai periode konsolidasi untuk APNIC - masa pertumbuhan berkelanjutan, pengembangan kebijakan, dan penciptaan dokumentasi dan sistem internal.

Sejak itu, APNIC telah terus tumbuh dari awal yang sederhana ke anggota lebih dari 1.500 di 56 ekonomi di seluruh wilayah dan sekretariat dari sekitar 50 anggota staf yang terletak di kantor pusat di Brisbane, Australia.


Proses pengembangan kebijakan

Kebijakan-kebijakan APNIC dikembangkan oleh keanggotaan dan lebih luas komunitas internet. Media besar untuk pengembangan kebijakan adalah face-to-face Pertemuan Kebijakan Terbuka, yang diadakan dua kali setiap tahun, dan milis diskusi.

Pengembangan kebijakan APNIC prosesnya adalah:

* Buka
* Siapa saja dapat mengusulkan kebijakan.
* Setiap orang dapat membicarakan proposal kebijakan.
* Transparan
* APNIC dokumen publik semua diskusi kebijakan dan keputusan.
* Bottom-up
* drive komunitas pengembangan kebijakan.

Dokumen APNIC semua diskusi kebijakan dan keputusan untuk memberikan transparansi lengkap dari proses pengembangan kebijakan.

APNIC mewakili kawasan Asia Pasifik, yang terdiri dari 56 ekonomi:

* Afghanistan
* Samoa Amerika (US)
* Australia
* Bangladesh
* Bhutan
* British Indian Ocean Territory (UK)
* Brunei Darussalam
* Kamboja
* People's Republic of China
* Christmas Island (AU)
* Kepulauan Cocos (Keeling) Kepulauan (AU)
* Kepulauan Cook (N.Z.)
* Timor Timur
* Fiji
* Polinesia Perancis (Perancis)
* Wilayah Prancis Selatan (Perancis)
* Guam (US)
* Hong Kong (RRC)
* India
* Indonesia
* Jepang
* Kiribati
* Korea Utara
* Korea Selatan
* Laos
* Makau (RRC)
* Malaysia
* Maladewa
* Kepulauan Marshall
* Mikronesia
* Mongolia
* Myanmar (Burma)
* Nauru
* Nepal
* Kaledonia Baru (Perancis)
* Selandia Baru
* Niue (N.Z.)
* Pulau Norfolk (AU)
* Kepulauan Mariana Utara (US)
* Pakistan
* Palau
* Papua Nugini
* Filipina
* Pitcairn (Inggris)
* Samoa
* Singapura
* Solomon
* Sri Lanka
* Taiwan
* Thailand
* Tokelau (N.Z.)
* Tonga
* Tuvalu
* Vanuatu
* Vietnam
* Kepulauan Wallis dan Futuna (Perancis)
APNIC tertutup Madagaskar, Mauritius dan Seychelles sampai AfriNIC terbentuk.


American Registry for Internet Numbers



American Registry untuk Internet Numbers (ARIN) adalah Regional Internet Registry (RIR) untuk Kanada, Karibia dan banyak pulau-pulau Atlantik Utara, dan Amerika Serikat. ARIN mengelola nomor Internet distribusi sumber daya, termasuk IPv4 dan IPv6 ruang dan nomor AS. ARIN membuka pintunya untuk bisnis di 22 Desember 1997after menggabungkan pada tanggal 18 April 1997. ARIN adalah sebuah lembaga nirlaba di negara bagian Virginia, negara bagian AS. Hal ini bermarkas di wilayah tak berhubungan Fairfax County, Virginia, Washington Dulles International Airport dan dekat Chantilly.


ARIN adalah salah satu dari lima Regional Internet Registry (RIR) di dunia. Seperti RIR lainnya, ARIN:

* Memberikan layanan yang berkaitan dengan koordinasi teknis dan manajemen sumber daya nomor Internet
* Memfasilitasi pengembangan kebijakan oleh para anggota dan stakeholder
* Berpartisipasi dalam komunitas internet internasional
* Apakah nirlaba, organisasi berbasis masyarakat
* Apakah diperintah oleh dewan eksekutif dipilih oleh keanggotaannya


Sejarah

Organisasi ini dibentuk pada Desember 1997 untuk "menyediakan layanan registrasi IP sebagai independen, lembaga nirlaba." Sampai saat ini IP pendaftaran di wilayah ARIN dilakukan oleh suatu departemen dalam perusahaan Network Solutions, yang menyediakan staf awal dan infrastruktur komputer untuk ARIN.

Presiden pertama ARIN Kim Hubbard, dari tahun 1997 sampai tahun 2000. Kim digantikan oleh Raymond "Ray" Plzak sampai akhir 2008. Trustee John Curran adalah pejabat Presiden sampai 1 Juli tahun 2009 ketika ia mengambil peran CEO secara permanen. Ray Plzak tetap sebagai konsultan untuk organisasi.

Sampai akhir tahun 2002 itu disajikan Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan seluruh Karibia. LACNIC sekarang menangani bagian dari Karibia, Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Juga, Sub-Sahara Afrika merupakan bagian dari wilayahnya sampai April 2005, ketika AfriNIC secara resmi diakui oleh ICANN sebagai kelima Regional Internet Registry.


Layanan

ARIN menyediakan layanan yang berkaitan dengan koordinasi teknis dan manajemen sumber daya nomor Internet. Sifat layanan ini dijelaskan dalam pernyataan misi ARIN:

Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan, ARIN, sebuah lembaga nirlaba, mengalokasikan sumber daya Protokol Internet; mengembangkan kebijakan berbasis konsensus dan memfasilitasi kemajuan Internet melalui informasi dan pendidikan penjangkauan.


Layanan ini dikelompokkan dalam tiga bidang: Pendaftaran, Organisasi, dan Kebijakan Pembangunan.

Pendaftaran Layanan

Pendaftaran Layanan berkaitan dengan koordinasi teknis dan pengelolaan inventarisasi sumber daya nomor Internet. Layanan meliputi:

* Alokasi alamat IPv4 dan penugasan
* Alamat IPv6 alokasi dan penugasan
* Nomor AS penugasan
* Direktori layanan termasuk:
o Registrasi informasi transaksi (WHOIS)
o Routing informasi (Internet Routing Registry)
* DNS (Reverse)

Untuk informasi tentang nomor internet meminta sumber daya dari ARIN, lihat https://www.arin.net/sumber daya/index.html. Bagian ini meliputi permintaan template, kebijakan distribusi khusus, dan panduan untuk meminta dan mengelola sumber daya nomor internet.

Organisasi Pelayanan

Layanan organisasi berkaitan dengan interaksi antara para stakeholder, ARIN anggota, dan ARIN. Layanan meliputi:

* Pemilihan
* Anggota rapat
* Informasi publikasi dan penyebarluasan
* Pendidikan dan pelatihan


Kebijakan Pengembangan Jasa

Jasa Pengembangan kebijakan memfasilitasi pengembangan kebijakan untuk koordinasi teknis dan manajemen sumber daya nomor Internet.

Semua kebijakan ARIN diatur oleh masyarakat. Setiap orang didorong untuk berpartisipasi dalam proses pengembangan kebijakan di pertemuan kebijakan publik dan pada Kebijakan Publik Mailing List (ppml@arin.net). The ARIN Dewan Pengawas kebijakan meratifikasi hanya setelah:

1. diskusi di milis, dan pada saat rapat;
2. Dewan Pertimbangan ARIN rekomendasi;
3. konsensus masyarakat yang mendukung kebijakan dan
4. hukum penuh dan fiskal review.

Masyarakat mengembangkan kebijakan dengan mengikuti Proses Pengembangan Kebijakan formal seperti diuraikan di https://www.arin.net/kebijakan/pdp.html. Kebijakan The Number Resource Manual, ARIN set lengkap kebijakan saat ini, tersedia di https:// www.arin.net/kebijakan/nrpm.html.

Keanggotaan tidak diperlukan untuk berpartisipasi dalam pengembangan kebijakan ARIN proses atau menerapkan sumber daya nomor Internet.

Layanan meliputi:

* Mempertahankan diskusi daftar e-mail
* Melakukan pertemuan kebijakan publik
* Penerbitan dokumen kebijakan

Struktur Organisasi

ARIN terdiri dari komunitas internet di dalam wilayah, para anggotanya, 7-anggota Dewan Pengawas, 15-anggota Dewan Penasehat, dan staf profesional di bawah 50. Dewan Pengawas dan Dewan Penasehat dipilih oleh anggota ARIN selama tiga tahun.

Dewan Pengawas

Keanggotaan yang ARIN memilih Dewan Pengawas (BOT), yang memiliki tanggung jawab utama untuk urusan bisnis dan keuangan ARIN kesehatan, dan mengelola operasi ARIN dengan cara yang sesuai dengan petunjuk yang diterima dari Dewan Pertimbangan dan tujuan yang ditetapkan oleh anggota registri . Bot bertanggung jawab untuk menentukan disposisi dari semua pendapatan yang diterima untuk memastikan semua layanan yang disediakan dalam cara yang adil. Bot meratifikasi proposal yang dihasilkan dari keanggotaan dan dikirimkan melalui Dewan Penasehat. Keputusan eksekutif dilaksanakan setelah disetujui oleh BOT.

BOT terdiri dari 7 anggota:

* Scott Bradner (Bendahara)
* John Curran (Presiden dan CEO)
* Timotius Denton
* Lee Howard (Sekretaris)
* Paul Vixie (Ketua)
* Bill Woodcock
* Vacant Position

Dewan Penasehat

Di samping BOT, ARIN memiliki Dewan Pertimbangan yang memberikan nasihat ARIN dan alokasi IP BOT pada kebijakan dan hal-hal terkait. Mengikuti prosedur di Internet Resource Proses Evaluasi Kebijakan, Dewan Penasehat depan kebijakan berbasis konsensus proposal kepada BOT untuk diratifikasi.

Dewan Penasehat terdiri dari 15 anggota yang dipilih:

* Dan Alexander
* Paul Andersen
* Cathy Aronson
* Marla Azinger
* Leo Bicknell
* Marc Crandall
* Bill Darte
* Owen DeLong
* David Farmer
* Stacy Hughes
* Scott Leibrand
* Lea Roberts
* Robert Seastrom
* Heather Schiller
* John buah apel manis (Ketua)

Negara-negara di wilayah layanan ARIN adalah:

* Anguilla
* Antarctica
* Antigua and Barbuda
* Bahamas
* Barbados
* Bermuda
* Bouvet Island (Norway)
* Canada
* Cayman Islands (UK)
* Dominica
* Grenada
* Guadeloupe (France)
* Heard and McDonald Islands (Australia)
* Jamaica
* Martinique (France)
* Montserrat
* Puerto Rico (U.S.)
* Saint Kitts and Nevis
* Saint Lucia
* Saint Vincent and the Grenadines
* St. Helena (UK)
* St. Pierre and Miquelon (France)
* Turks and Caicos Islands
* United States
* United States Minor Outlying Islands
* British Virgin Islands (UK)
* U.S. Virgin Islands (U.S.)


Latin American and Caribbean Internet Addresses Registry



Amerika Latin dan Karibia Internet Addresses Registry (LACNIC) adalah Regional Internet Registry untuk Amerika Latin dan Karibia daerah.

LACNIC nomor menyediakan alokasi sumber daya dan layanan registrasi yang mendukung operasi global Internet. Ini adalah bukan untuk mencari keuntungan, organisasi berbasis keanggotaan yang anggotanya termasuk Internet Service Provider, dan organisasi serupa.

LACNIC fungsi utama adalah:

* Mengalokasikan IPv4 dan IPv6 address space, dan Autonomous System Numbers
* Memelihara Database Whois publik untuk Amerika Latin dan Karibia
* Reverse DNS delegasi
* Mewakili kepentingan Amerika Latin dan Karibia komunitas internet di panggung global

Sejarah

Sejak tahun 1993, organisasi-organisasi akademis di Amerika Latin seperti ENRED - Foro de redes de America Latina kamu El Caribe, mendiskusikan kebutuhan register untuk Amerika Latin. Pada tahun 1998 selama pertemuan di Panamá ENRED termasuk NIC-MX, tema ini sedang dibahas dan mereka mengetahui bahwa kelompok lain yang dibentuk oleh organisasi komersial seperti CABASE - Camara Argentina de Base de Datos y Servicio em Línea dan e-COMLAC (Amerika Latin dan Karibia Federasi untuk Internet dan Electronic Commerce), juga mendiskusikan gagasan tentang american latin registri.

Pada tanggal 30 Januari 1998, Ira Magazincr, maka penasihat senior Presiden Clinton untuk pengembangan kebijakan, merilis sebuah makalah diskusi, yang dikenal sebagai "kertas hijau". Sebuah versi revisi yang dikenal sebagai "kertas putih" dirilis pada tanggal 5 Juni. Makalah ini mengusulkan sebuah organisasi baru untuk menangani sumber daya internet. (yang terlambat menjadi ICANN). Setelah rilis ini sejumlah kelompok, konferensi yang diselenggarakan untuk membahas proposal dan membuat saran, di antara mereka, IFWP atau International Forum untuk White Paper.

IFWP diselenggarakan empat pertemuan, yang terakhir di Buenos Aires, di mana beberapa orang Amerika selatan orang dan organisasi dibedakan berpartisipasi dan mulai mengenal satu sama lain. Di antara mereka Messano Oscar, Anthony Harris dan Edmundo Valiente dari CABASE, Fabio Marinho, anggota Comite Gestor de Brasil - Brasil internet Steering Committee dan Presiden ASSESPRO - Associação Brasileira de Empresas de Software Serviços de Informática e Internet, Raimundo Beca-AHCIET - Asosiasi Hispanoamericana de Centros de Investigacion y Empresas de telecomunicaciones, Brasil, México Nic-Oscar Robles dan Jerman Valdez, y Julian Dunayevich, Raul Echeverria. ENRED

Bergabung dengan organisasi-organisasi eCOMLAC - Federación Latino Americana y Caribeña para Internet y el Comercio electrónico, argumented bahwa alamat IP Amerika Latin, dapat ditangani oleh suatu badan lokal dan mencapai kesepakatan untuk penciptaan. Orang lain berpartisipasi dalam diskusi awal ini, di antara Eliezer CADENAS (ENRED), Fidel Vienegas (AHCIET), Raphael Mandarino (CG_B).

Akhirnya kesepakatan untuk penciptaan LACNIC (Amerika Latin dan Karibia IP Address Daerah Registry), ditandatangani di Santiago de Chile pada 22 Agustus 1999 selama pertemuan ICANN yang kedua.

Sebuah Dewan Interim didefinisikan dengan enam anggota:

* AHCIET - Raimundo Beca;
* CABASE - Jorge Plano, kemudian digantikan oleh Oscar Messano;
* CG-Br - José Luis Ribeiro;
* ENRED - Julian Dunayerich; kemudian digantikan oleh Raul Echeverria;
* NIC-Mx - Jerman Valdez;
* ECOMLAC - Fabio Marinho;

Langkah berikutnya, LACNIC ini disampaikan Dewan Sementara pada 26 Agustus 1999, perjanjian ini untuk Esther Dyson, maka Ketua Interim ICANN ICANN Board untuk persetujuan.
Sebuah Rencana Bisnis atau organisasi baru ini dikembangkan dan disajikan kepada ARIN, organisasi yang bertanggung jawab untuk wilayah kami. Anggaran Dasar diciptakan dan diputuskan bahwa akan LACNIC kantor pusat di Montevideo, dengan orang-orang teknis dan peralatan di São Paulo, Brazil NIC di tempat.
LACNIC secara resmi diakui oleh ICANN selama pertemuan Shanghai pada tahun 2002.
LACNIC didirikan pada 2001, dengan kantor administrasi di Montevideo, Uruguay dan fasilitas teknis yang disediakan oleh Comite Gestor da Internet Brasil São Paulo.

The LACNIC terdiri dari:

* Anggota
Anggota dapat langsung mempengaruhi kegiatan LACNIC dan jasa. Anggota bertanggung jawab untuk pencalonan dan pemilihan kandidat dalam Badan Eksekutif LACNIC dan untuk menerima skema pengisian LANIC dan menyetujui LACNIC Laporan Keuangan setiap tahun. Anggota juga memberikan masukan kepada, dan umpan balik, kegiatan yang dilakukan dan layanan yang diberikan oleh LACNIC.
* Executive Board
* LACNIC mencalonkan dan memilih anggota Badan Eksekutif. Dewan terdiri dari enam anggota dan bertanggung jawab untuk menunjuk Directo Eksekutif LACNIC dan untuk situasi keuangan secara keseluruhan LACNIC.
* LACNIC Staf
* Anggota staf melakukan kegiatan LACNIC, memberikan layanan kepada anggotanya dan memberikan dukungan administrasi bagi LACNIC.

Organisasi yang menerima alamat IP dari LACNIC secara otomatis langsung menjadi anggota. Menurut ukuran ruang alamat setiap organisasi mengelola, ada anggota yang berbeda kategori dan tingkatan. Keanggotaan terbuka untuk setiap orang atau organisasi yang berminat; ini berarti bahwa organisasi-organisasi yang tidak langsung menerima alamat IP dari LACNIC juga dapat mengajukan aplikasi keanggotaan.

Hal ini tidak perlu menjadi anggota LACNIC sebelum mengajukan permohonan untuk ruang alamat IP (atau sumber daya lainnya), juga tidak akan berbuat demikian memudahkan untuk mendapatkan mereka.

LACNIC perjanjian kerjasama

Sejak pembentukannya, LACNIC telah mengadopsi kebijakan kerjasama yang aktif berusaha untuk mengkonsolidasikan dirinya sebagai sebuah organisasi, untuk memperkuat keterlibatan dalam pertumbuhan dan pengembangan Internet di wilayah, dan untuk memenuhi tujuan utamanya manajemen sumber daya Internet untuk wilayah Latin Amerika dan Karibia.

Contoh dari hal ini adalah perjanjian yang ditandatangani awal dengan melakukan Gestor Comite Internet NIC Brasil dan Meksiko. Melalui perjanjian pertama adalah mungkin untuk memiliki infrastruktur teknis dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk LACNIC pusat operasional di kota São Paulo selama dua tahun pertama keberadaannya. Dalam kasus perjanjian dengan NIC Meksiko, sangat mungkin untuk mengimplementasikan rencana pelatihan LACNIC dengan mengorbankan kata organisasi, melalui bahan dan persiapan penyelenggaraan pertemuan di berbagai negara dari kawasan kita.

Kedua perjanjian memiliki peran yang sangat penting dalam pencapaian LACNIC stabilitas dan kelangsungan hidup selama tahap-tahap awal.

Demikian pula, kami percaya bahwa dengan menghasilkan berbagai kesepakatan kerjasama dan kegiatan LACNIC dapat membuat kontribusi yang signifikan bagi penguatan lembaga serta pertumbuhan dan perkembangan komunitas internet di kawasan ini.

LACNIC's partisipasi dalam setiap perjanjian adalah bervariasi dan tergantung pada kemampuan yang tersedia di masing-masing kasus, tetapi maksudnya adalah selalu untuk melengkapi sumber daya dan tindakan setiap organisasi. Untuk alasan ini, dalam beberapa kasus berpartisipasi dengan menggunakan dana sendiri atau memperoleh dana dari luar daerah, dalam orang lain dengan memfasilitasi pelembagaan organisasi regional, mengintegrasikan dan co-organisasi yang berpartisipasi dalam forum dan aktivitas lainnya serta mendukung penelitian pada isu-isu strategis.

Jadi, meskipun tidak peran utamanya, LACNIC memberikan kontribusi untuk pertumbuhan dan evolusi komunitas Internet regional, meningkatkan kehadiran internasionalnya dan relevansi, mengakibatkan tingkat keterlibatan yang lebih besar dan berpengaruh pada definisi kebijakan dan pengelolaan sumber daya global di jaringan tingkat internasional.

* NIC-BR - LACNIC Perjanjian
* NIC-MX - LACNIC Perjanjian
* CLARA - LACNIC Perjanjian Kerjasama
* ECOM-LAC - LACNIC Perjanjian Kerjasama
* LACTLD - LACNIC Perjanjian Kerjasama
* ICA-IDRC - LACNIC Agreement (Frida Program)
* ISC - LACNIC Perjanjian (Proyek + RAICES)
* ORT University - LACNIC Perjanjian
* Universitas Republik (Fakultas Teknik) - Perjanjian LACNIC
* Exchange Program dengan RIR lain
* Dukungan dan Partisipasi di Daerah Acara dan Forum lain

The Number Resource Organization

Dengan RIR lain, LACNIC adalah anggota dari Number Resource Organization (NRO), yang ada untuk melindungi sumber daya nomor belum dialokasikan renang, untuk mempromosikan dan melindungi bottom-up proses pengembangan kebijakan, dan menjadi titik fokus input ke dalam sistem RIR.

RIPE NCC


Réseaux IP Européens Pusat Koordinasi Jaringan (RIPE NCC) adalah Regional Internet Registry (RIR) untuk Eropa, Timur Tengah dan bagian-bagian dari Asia Tengah. Ini bermarkas di Amsterdam, Belanda.
Sebuah RIR mengawasi alokasi dan pendaftaran nomor Internet sumber daya (alamat IPv4, alamat IPv6 dan Autonomous System (AS) Bilangan) di wilayah tertentu.
RIPE NCC yang mendukung koordinasi teknis dan administratif infrastruktur Internet. Ini adalah tidak-untuk-keuntungan keanggotaan organisasi dengan lebih dari 6.000 (per Januari 2009) anggota yang terletak di lebih dari 70 negara di wilayah layanan.
Setiap individu atau organisasi yang dapat menjadi anggota RIPE NCC. Keanggotaan terdiri dari Internet Service Provider (ISP), telekomunikasi organisasi, lembaga pendidikan, pemerintah, regulator dan perusahaan besar.
RIPE NCC yang juga menyediakan dukungan teknis dan administratif untuk Réseaux IP Européens (RIPE), sebuah forum terbuka untuk semua pihak yang berkepentingan dengan pengembangan teknis Internet.

Sejarah

The RIPE NCC memulai operasinya pada April 1992 di Amsterdam, Belanda. Dana awal disediakan oleh jaringan akademis Réseaux Associés pour la Recherche Européenne (RARE) orang anggota, EARN dan EUnet. RIPE NCC yang resmi didirikan ketika versi Belanda Anggaran Dasar diendapkan dengan Amsterdam Chamber of Commerce pada tanggal 12 November 1997. RIPE NCC pertama Rencana Kegiatan diterbitkan pada Mei 1991.

Kegiatan

RIPE NCC yang mendukung perkembangan internet melalui koordinasi teknis infrastruktur Internet di wilayah layanan dan sekitarnya. Itu melakukan banyak kegiatan di daerah ini, termasuk:

* Alokasi dan pencatatan sumber daya nomor Internet (IP Addresses dan AS Bilangan)
* Pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan RIPE Database
* Pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan RIPE Routing Registry
* Operasi K-akar, salah satu akar dunia nameserver
* Koordinasi dukungan untuk delegasi ENUM
* Pengumpulan dan publikasi statistik pada Internet netral perkembangan dan kinerja

RIPE NCC yang terdiri dari:

* Anggota
Anggota dapat langsung mempengaruhi kegiatan RIPE NCC dan jasa. Anggota bertanggung jawab untuk pencalonan dan pemilihan kandidat dalam RIPE NCC Badan Eksekutif dan untuk menerima RIPE NCC Pengisian Skema dan RIPE NCC menyetujui Laporan Keuangan setiap tahun. Anggota juga memberikan masukan kepada, dan umpan balik, kegiatan yang dilakukan dan layanan yang diberikan oleh RIPE NCC.
* Executive Board
* RIPE NCC mencalonkan dan memilih anggota Badan Eksekutif. Dewan terdiri dari antara tiga dan lima anggota dan bertanggung jawab untuk menunjuk RIPE NCC Direktur Pelaksana, untuk situasi keuangan secara keseluruhan dari RIPE NCC dan untuk membuat catatan yang memungkinkan situasi keuangan organisasi yang akan dievaluasi setiap saat.
* RIPE NCC Staf
Anggota staf melakukan kegiatan RIPE NCC, memberikan layanan kepada anggotanya dan memberikan dukungan administrasi bagi RIPE.

RIPE NCC dan RIPE

Réseaux IP Européens adalah suatu forum terbuka untuk semua pihak yang berkepentingan dengan pengembangan teknis Internet. Meskipun nama mirip, RIPE dan RIPE NCC adalah entitas yang terpisah. Namun, mereka sangat saling tergantung. RIPE NCC yang memberikan dukungan administratif untuk RIPE, seperti Rapat RIPE fasilitasi dan memberikan dukungan administratif untuk RIPE Kelompok Kerja.

Biaya

Sumber daya nomor internet tidak memiliki nilai moneter. RIPE NCC para anggota pungutan biaya keanggotaan tahunan yang didasarkan pada sumber daya internet yang menerima anggota dari RIPE NCC. Biaya keanggotaan tahunan yang dikenakan kepada setiap anggota secara proporsional terkait dengan beban kerja yang terlibat dalam menyediakan sumber daya yang diminta oleh anggota.

The RIPE Database

The RIPE Database adalah database publik yang berisi rincian pendaftaran alamat IP dan AS Bilangan awalnya dialokasikan kepada anggota oleh RIPE NCC. Hal ini menunjukkan organisasi atau individu yang saat ini terus yang nomor internet sumber daya, ketika alokasi ini dibuat dan rincian kontak. Organisasi atau individu yang memegang sumber daya ini bertanggung jawab untuk memperbarui informasi dalam database.

Pada Maret 2008, isi database yang tersedia untuk mendekati real-time mirroring (NRTM).
RIPE Routing Registry

The RIPE Routing Registry (RR) adalah sub-set RIPE Database dan menyimpan informasi routing RPSL. RIPE RR yang merupakan bagian dari Internet RR, koleksi database yang cermin satu sama lain. Informasi tentang nama domain dalam RIPE Database adalah untuk referensi saja: itu bukan nama domain registry yang dijalankan oleh kode negara Top Level Domain (ccTLD) administrator dari Eropa dan daerah sekitarnya.

Daerah layanan

RIPE NCC di wilayah pelayanan terdiri dari negara-negara di Eropa, Timur Tengah dan bagian-bagian dari Asia Tengah. RIPE NCC layanan yang tersedia untuk pengguna di luar wilayah ini melalui Local Internet Registries; badan-badan tersebut harus memiliki alamat hukum yang berlaku di dalam wilayah layanan, tetapi dapat menawarkan jasa mereka kepada siapa pun (Daftar Negara-negara Anggota).

Asia

* Southwest Asia
* o Armenia
o Azerbaijan
o Bahrain
o Siprus
o Georgia
o Iran
o Irak
o israel
o Yordania
* o Lebanon
o Oman
o Otoritas Palestina
o Qatar
o Arab Saudi
o Suriah
o Turki
o Uni Emirat Arab
o Yaman
* Central Asia
o Kazakhstan
o Kyrgyzstan
o Tajikistan
o Turkmenistan
o Uzbekistan
* North Asia
o Rusia
Eropa
* Albania
* Andorra
* Austria
* Belarus
* Belgia
* Bosnia-Herzegovina
* Bulgaria
* Kroasia
* Republik Ceko
* Denmark
* Estonia
* Finlandia
* Perancis
* Jerman
* Gibraltar (Britania Raya)
* Yunani
* Hungaria
* Islandia
* Irlandia
* Italia
* Latvia
* Liechtenstein
* Lithuania
* Luxembourg
* Macedonia
* Malta
* Moldova
* Monako
* Montenegro
* Norwegia
* Belanda
* Polandia
* Portugal
* Romania
* Rusia
* San Marino
* Serbia
* Slovakia
* Slovenia
* Spanyol
* Swedia
* Swiss
* Turki
* Ukraina
* Inggris
* Vatikan
* Yugoslavia

Amerika Utara
* Greenland (denmark)

Mantan daerah layanan

Sebelum pembentukan AfriNIC, RIPE NCC melayani negara-negara berikut:

Africa

* Afrika Utara
o Aljazair
o Mesir
o Libya
o Mauritania
o Maroko
o Sudan
o Tunisia
o Sahara Barat
* Afrika Tengah
o Kamerun
o Republik Afrika Tengah
o Chad
o Guinea Khatulistiwa
o Gabon
o São Tomé dan Príncipe
* Afrika Timur
o Djibouti
o Eritrea
o Ethiopia
o Kenya
o Uganda
o Somalia
* Afrika Barat
o Benin
o Burkina Faso
o Tanjung Verde
o Pantai Gading
o Gambia
o Ghana
o Guinea
o Guinea-Bissau
o Liberia
o Mali
o Niger
o nigeria
o Senegal
o Sierra Leone
o Togo

Organisasi terkait dan kegiatan

* The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN)
ICANN menetapkan blok sumber daya Internet (IP Sumber dan AS Bilangan) ke RIPE NCC dan RIR lainnya.

* The Number Resource Organization (NRO)
The Number Resource Organization (NRO) terdiri dari lima RIR: AfriNIC, APNIC, ARIN, LACNIC, dan RIPE NCC. NRO melaksanakan kegiatan bersama RIR termasuk bersama proyek-proyek teknis, kegiatan penghubung dan koordinasi kebijakan.

* Organisasi Pendukung Alamat (ASO)
NRO juga melaksanakan fungsi ASO, salah satu organisasi pendukung diminta oleh peraturan ICANN. The ASO tinjauan dan mengembangkan rekomendasi tentang Kebijakan internet yang berkaitan dengan sistem IP yang menangani dan menyarankan ICANN Dewan tentang hal ini.

* World Summit di Masyarakat Informasi (WSIS)
Sebagai bagian dari NRO, yang RIPE NCC secara aktif terlibat dalam WSIS.

* Internet Governance Forum (IGF)
Sebagai bagian dari NRO, yang RIPE NCC secara aktif terlibat dalam IGF.

AfriNIC
AfriNIC (African Network Information Center) adalah Regional Internet Registry (RIR) untuk Afrika.
AfriNIC, yang berkantor pusat di Ebene City, Mauritius, untuk sementara diakui oleh ICANN pada 11 Oktober 2004 dan menjadi fungsional operasional pada 22 Februari 2005. Itu diakui oleh ICANN pada bulan April 2005. Sebelumnya, alamat IP untuk Afrika didistribusikan oleh APNIC, ARIN, dan RIPE NCC.
AfriNIC telah dialokasikan alamat IPv4 blok 41.0.0.0 / 8, 196.0.0.0 / 8 dan 197.0.0.0 / 8 dan IPv6 blok 2c00:: / 12 dan 2001:4200:: / 23. Adiel AKPLOGAN, sebuah Togo Nasional, adalah CEO registri.

Negara-negara di wilayah layanan AfriNIC adalah :

* Aljazair
* Angola
* Benin
* Botswana
* Burkina Faso
* Burundi
* Republik Kongo
* Kamerun
* Cape Verde
* Republik Afrika Tengah
* Chad
* Komoro
* Republik Demokratik Kongo
* Pantai Gading
* Djibouti
* Mesir
* Equatorial Guinea
* Eritrea
* Ethiopia
* Gabon
* Gambia
* Ghana
* Guinea
* Guinea-Bissau
* Kenya
* Lesotho
* Liberia
* Libya
* Madagaskar
* Malawi
* Mali
* Mauritania
* Mauritius
* Mayotte
* Maroko
* Mozambik
* Namibia
* Niger
* Nigeria
* Reunion Island
* Rwanda
* Sao Tome dan Principe
* Senegal
* Seychelles
* Sierra Leone
* Somaliland
* South Africa
* Sudan
* Swaziland
* Tanzania
* Togo
* Tunisia
* Uganda
* Sahara Barat
* Zambia
* Zimbabwe


Lanjut membaca “Berbagai macam kerajaan DNS di Dunia”  »»

Berbagai Serangan Terhadap Jaringan Komputer



Serangan terhadap jaringan komputer dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cara yang sederhana hingga yang rumit. Kerusakan yang ditimbulkannya pun beragam, dari gangguan kecil hingga kerusakan hebat. Pemahaman atas serangan yang dilakukan, baik teknik yang dipakai maupun tahapan-tahapan yang harus dilakukan, akan sangat membantu dalam mengatasi serangan terhadap jaringan komputer sehingga kerugian yang timbul dapat ditekan sekecil mungkin.



#Serangan Terhadap Jaringan

Berbagai serangan dapat saja menimpa suatu jaringan komputer, apalagi jika jaringan tersebut terhubung ke zona umum atau interent. Contoh serangan yang mungkin timbul antara lain:

Melakukan interupsi atas data yang sedang dikirim
Memodifikasi data yang sedang dikirim
Mengakses suatu program atau data pada komputer remote
Memodifikasi program atau data pada komputer remote
Melakukan penyisipan komunikasi palsu seperti user lain
Melakukan penyisipan komunikasi sebelumnya secara berulang-ulang
Menahan data tertentu
Menahan semua data
Menjalankan program di komputer remote, dll

Beberapa jenis pelaku serangan antara lain:

The Curious (Si Ingin Tahu) = Pelaku tertarik untuk menemukan jenis sistem dan data yang ada pada sistem sasaran.
The Malicious (Si Perusak) = Pelaku berusaha untuk merusak sistem sasaran.
The High-Profile Intruder (Si Profil Tingkat Tinggi) = Pelaku berusaha menggunakan sistem sasaran untuk memperoleh popularitas dan ketenaran.
The Competition (Si Pesaing) = Pelaku tertarik pada sistem sasaran karena anggapan bahwa sasaran merupakan pesaing dalam suatu hal.

Banyak istilah yang dipakai untuk menyebut pelaku serangan, diantaranya adalah sebagai berikut:

Mundane : mengetahui hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya
Lamer : mencoba script-script yang pernah dibuat oleh hacker dengan cara mendownload dari internet, tapi belum paham cara membuatnya.
Wannabe : memahami sedikit metode hacking, menerapkan dan sudah mulai berhasil menerobos.
Larva : Hacker pemula, mulai menguasai dengan baik teknik hacking, dan sering bereksperimen.
Hacker : melakukan, hacking sebagai suatu profesi.
Wizard : hacker yang membuat komunitas, bertukar ilmu diantara anggota.
Guru, master of the master hacker : hacker dengan aktifitas lebih mengarah pembuatan tools-tools powerfull guna menunjang aktivitas hacking.

Serangan terhadap jaringan komputer dapat dikelompokan dalam beberapa jenis, antara lain:

Interuption : pemutusan komunikasi. Dilakukan dengan cara : memutus kabel, membuat layanan sibuk sehingga komunikasi sulit (Denial of Service), menghabiskan bandwith dengan membanjiri data (network flooding), melakukan spoofed originating address. Tools yang dipakai antara lain : ping broadcast, smurf, synk4, macof, various flood utilities.
Interception : berusaha mendapatkan password atau data senfitif lain. Misalnya password sniffing. Tools yang dipakai antara lain : tcpdump, ngrep, linux sniffer, dsniff, trojan (BO, Netbus, Subseven)
Modification : melakukan perubahan (termasuk menghapus, mendelay) terhadap data atau program. Serangan ini dapat dilakukan dengan virus atau trojan horse yang ditempelkan pada email atau website.
Fabricarion : melakukan pemalsuan pesan. Misal pengiriman email oleh user palsu, spoofed packet. Berbagai packet construction kit dapat dipakai sebagai tools.


#Teknik Penyerangan

Tindakan penyerangan terhadap jaringan komputer dapat dilakukan dengan berbagai cara atau teknik. Teknik penyerangan yang dipakai di antaranya:

· Wiretraping : melakukan interupsi komunikasi antara dua host secara fisik.

· Pemalsuan authentication milik orang lain dengan cara mencoba-coba password (brute force attack)

· Flooding : mengirimkan pesan-pesan dalam jumlah yang sangat besar ke host tertentu.

· Trojan Horse : menggunakan aplikasi palsu yang seolah-olah terlihat seperti aplikasi yang asli tetapi sebenarnya aplikasi tersebut membuat suatu serangan.

Beberapa istilah yang dikenal dalam penyerangan antara lain adalah :

>Scanning

Adalah pengujian (probe) atas suatu host dengan memakai tools secara otomatis dengan tujuan tertentu. Misal dipakai untuk mendeteksi kelemahan pada komputer sasaran. Pengujian biasanya dilakukan dengan men-scan port TCP/IP dan servis-servisnya serta mencatat respon komputer sasaran. Hasilnya berupa data port-port yang terbuka, yang kemudian dapat diikuti dengan mencari tahu kelemahan-kelemahan yang mungkin bisa dimanfaatkan berdasar port yang terbuka tersebut beserta aplikasi yang dapat digunakan.

>Sniffing

Adalah mendengarkan informasi yang melewati suatu jaringan . Host dengan mode promiscuous mampu mendengar semua trafik di dalam jaringan. Sni"ffer atau orang yang melakukan sniffing, dapat menyadap password maupun informasi rahasia. Keberadaan sniffer biasanya sulit dideteksi karena bersifat pasif. Sniffer ‘mendengarkan’ aliran data pada port Ethernet, utamanya yang terkait dengan string “Password”, “Login” dan “su”, kemudian mencatat data setelahnya. Dengan cara ini, sniffer memperoleh password untuk sistem. Password teks sangat rentan terhadap sniffing. Untuk mengatasinya, dipakai enkripsi, merancang arsitektur jaringan yang lebih aman dan menggunakan One Time Password (OTP).

>Exploit

Eksploit adalah memenfaatkan kelemahan sistem untuk aktifitas-aktifitas di luar penggunaan yang wajar.

>Spoofing

Spoofing adalah penyamaran identitas. Biasanya spoofing terkait dengan IP atau Mac address. IP spoofing dilakukan dengan menyamarkan identitas alamat IP menjadi IP yang terpercaya (misal dengan script tertentu) dan kemudian melakukan koneksi ke dalam jaringan. Bila berhasil akan dilanjutkan dengan fase serangan berikutnya.

>Denial of Service (Dos)

Upaya melumpuhkan layanan yang ada pada suatu sistem. Akibatnya sistem tidak dapat memberikan layanan seperti yang diharapkan, bahkan bisa down. Dos yang dilakukan dari banyak komputer sumber yang tersebar disebut sebagai Ddos (Distributed denial of service). Beberapa penyebab layanan menjadi lumpuh antara lain :

· Jaringan kebanjiran trafik data (misal dengan serangan syn flooding, ping flooding, smurfing).

· Jaringan terpisah karena ada penghubung (router/gateway) yang tidak berfungsi.

· Serangan worm/virus yang menyebabkan trafik jaringan menjadi tinggi dan akhirnya tidak berfungsi.

Buffer Overflow

Adalah kondisi buffer (variabel yang dipakai aplikasi untuk menyimpan data di memori) terisi dengan data yang ukurannya melebihi kapasitasnya sehingga mengakibatkan terjadinya pengisian (overwrite) alamat memori lain yang bukan milik variabel tersebut. Aplikasi yang memiliki akses terhadap sistem dan dapat di-bufferoverflow-kan sangat rentan terhadap pengambilalihan hak akses level sistem atau administrator.

Malicious Code
Malicious Code adalah program yang dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan atau kerusakan terhadap sistem jika dieksekusi. Jenisnya antara lain : trojan horse, virus, dan worm.


#Tahapan Hacking (secret)

Hacking adalah upaya untuk melakukan penetrasi dan eksplorasi terhadap sistem sasaran tanpa menimbulkan kerusakan atau kerugian, juga tidak melakukan pencurian data. Orang yang melakukan tindakan hacking tersebut sebagai hacker. Istilah hacker muncul pada awal tahun 1960-an di antara anggota organisasi mahasiswa TechModel Railroad Club di Laboratorium Kecerdasa Buatan, Massachusetts Institute of Technology (MIT). Istilah ini untuk menyebut anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama. Pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang, digunakan untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Dikenal pula istilah cracker, yakni hacker yang melakukan tindakan desktruktif atau merusak sistem sasaran, menimbulkan kerugian, melakukan pencurian data dll.

Langkah-langkah hacking diilustrasikan dalam gambar anatomi hacking berikut :

>Footprinting

Melakukan pencarian sistem yang dapat dijadikan sasaran, mengumpulkan informasi terkait sistem sasaran dengan memakai search engine, whois, dan DNS zone transfer.

>Scanning

Mencari pintu masuk yang paling mungkin dari sistem sasaran yang sudah ditetapkan. Hal ini dapat dilakukan dengan ping sweep dan port scan.

>Enumeration

Melakukan telaah intensif terhadap sistem sasaran dengan mencari user account yang sah, sumber daya jaringan dan sharing-nya serta aplikasi yang dipakai, sehingga diketahui titik lemah dari proteksi yang ada.

>Gaining Access

Berusaha mendapatkan data lebih banyak lagi untuk mulai mengakses sistem sasaran. Hal ini dilakukan dengan cara mengintip dan merampas password, menebak password serta melakukan BufferOverflow.

>Escalating Privilege

Setelah berhasil masuk ke sistem sasaran, dilakukan usaha untuk mendapatkan privilege tertinggi (administrator atau root) sistem dengan cara password cracking atau exploit memakai get admin, sechole atau lc_messages.

>Pilfering

Melakukan pengumpulan informasi lagi untuk mengidentifikasi mekanisme akses ke trusted sistem, mencakup evaluasi trust dan pencarian cleartext password di registry, config file dan user data.

>Covering Tracks

Setelah kontrol penuh terhadap sistem diperoleh, usaha untuk menutup atau menghilangkan jejak menjadi prioritas, meliputi pembersihan network log dan penggunaan hide tool seperti macam-macam root kit dan file streaming.

>Creating Backdoors

Membuat pintu belakang pada berbagai bagian dari sistem, yang dapat dipakai untuk masuk kembali ke sistem secara mudah dan tidak terdeteksi.

>Denial of Service (DoS)

Bila semua usaha di atas gagal, penyerangan dapat melumpuhkan layanan yang ada pada sistem sasaran sebagai usaha terakhir.


sumber:

Lanjut membaca “Berbagai Serangan Terhadap Jaringan Komputer”  »»

Senin, 21 Februari 2011

Penamaan DNS

> Domain Name Service (DNS)

Untuk mengidentifikasi suatu entitas, internet menggunakan alamat IP, yang secara unik mengidentifikasi koneksi dari host ke Internet. Namun, orang lebih suka menggunakan nama daripada alamat numerik. Oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah sistem yang dapat memetakan nama ke alamat atau alamat untuk nama. Ketika Internet kecil, pemetaan dilakukan menggunakan file host. File tuan rumah hanya memiliki dua kolom: satu untuk nama dan satu untuk alamat. Setiap host dapat menyimpan file host pada disk dan memperbaruinya secara berkala dari file host master. Ketika sebuah program atau pengguna ingin untuk memetakan nama ke alamat, host berkonsultasi dengan file host dan menemukan pemetaan.

Hari ini, adalah mustahil untuk memiliki satu file host setiap berhubungan satu nama, dan sebaliknya. File tuan rumah akan terlalu besar untuk menyimpan di setiap host. Selain itu, tidak mungkin untuk memperbarui semua file host di dunia setiap kali ada perubahan. Salah satu solusi adalah dengan menyimpan file seluruh host dalam satu komputer dan memungkinkan akses ke informasi yang tersentralisasi untuk setiap komputer yang membutuhkan pemetaan, tetapi kita tahu bahwa ini akan menciptakan sejumlah besar lalu lintas di Internet. Solusi lain, yang digunakan saat ini salah satu, adalah untuk membagi ini sejumlah besar informasi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyimpan setiap bagian pada komputer yang berbeda. Dalam metode ini, host yang perlu pemetaan dapat menghubungi komputer terdekat memegang informasi yang dibutuhkan. Metode ini digunakan oleh Domain Name System (DNS).

> Nama Ruang

Nama ditugaskan untuk mesin harus hati-hati dipilih dari ruang nama dengan kontrol penuh atas pengikatan antara nama dan alamat IP. Nama harus unik karena alamat yang unik. Sebuah ruang nama yang memetakan setiap alamat ke nama yang unik dapat diatur dalam dua cara: datar atau hirarkis.

> Nama Ruang Flat

Dalam ruang nama datar, nama ditugaskan untuk alamat. Sebuah nama dalam ruang ini adalah urutan karakter tanpa struktur. Nama mungkin atau mungkin tidak memiliki bagian umum, jika mereka melakukannya, itu tidak ada artinya. Kelemahan utama dari ruang nama datar adalah bahwa hal itu tidak dapat digunakan dalam suatu sistem besar seperti internet karena harus terpusat dikontrol untuk menghindari ambiguitas dan duplikasi.

> Nama hirarkis Space

Dalam ruang nama hirarki, setiap nama terdiri dari beberapa bagian. Bagian pertama dapat menentukan sifat organisasi, bagian kedua dapat menentukan nama, bagian ketiga dapat menentukan departemen, dan jadi tidak ada. Dalam hal ini, kewenangan untuk menetapkan dan mengontrol ruang nama dapat terdesentralisasi.

Sebuah otoritas pusat dapat menetapkan bagian dari nama yang mendefinisikan sifat organisasi dan nama. Tanggung jawab untuk sisa nama yang dapat diberikan kepada organisasi itu sendiri. Sufiks dapat ditambahkan ke nama host atau menentukan sumber daya. Manajemen organisasi tidak perlu khawatir bahwa awalan dipilih untuk host diambil oleh organisasi lain karena meskipun bagian dari alamat yang sama, alamat seluruh yang berbeda.

Sebagai contoh, asumsikan dua perguruan tinggi dan satu perusahaan panggilan penantang komputer mereka, perguruan tinggi pertama diberi nama oleh otoritas pusat seperti fhda.edu, perguruan tinggi kedua diberi nama berkeley.edu, dan perusahaan diberi smart.com. nama Ketika organisasi-organisasi ini menambahkan penantang nama ke nama yang mereka telah diberikan, hasil akhirnya adalah tiga nama dibedakan:, challenger.berkeley.edu, dan challenger.smart.com. challenger.fhda.edu yang pusat otoritas kontrol hanya bagian dari nama, bukan nama keseluruhan.

> NAMA DOMAIN SPACE

Untuk memiliki ruang nama hirarkis, ruang nama domain dirancang. Dalam desain ini, nama didefinisikan dalam sebuah struktur terbalik-pohon dengan akar di atas. Pohon itu hanya dapat memiliki 128 tingkat: tingkat 0 (root) ke level 127. Sedangkan lem seluruh akar pohon bersama, setiap tingkat pohon mendefinisikan tingkat hirarkis (lihat Gambar. 1).

> Label

Setiap simpul di pohon memiliki label, yang merupakan string dengan maksimum 63 karakter. Label root adalah string kosong (string kosong). DNS mensyaratkan bahwa anak-anak dari sebuah node (node yang cabang dari node yang sama) memiliki label yang berbeda, yang menjamin keunikan nama domain.


> Nama Domain

Setiap simpul di pohon memiliki nama domain. Sebuah nama domain lengkap adalah urutan dari label yang dipisahkan oleh titik (.). Nama domain selalu dibaca dari node sampai akarnya. Label terakhir adalah label dari akar (null). Ini berarti bahwa nama domain lengkap selalu berakhir dengan label null, yang berarti karakter terakhir merupakan titik nol karena string apa-apa. Gbr.2 menunjukkan beberapa nama domain.


> Nama Lengkap Domain Berkualitas (FQDN)

Jika label diakhiri dengan string null, disebut nama domain berkualifikasi lengkap (FQDN). Sebuah FQDN adalah nama domain yang berisi nama lengkap dari sebuah host. Ini berisi semua label, dari yang paling spesifik sampai yang paling umum, yang secara unik menentukan nama host.

challenger.atc.fhda.edu.

Misalnya, nama domain adalah FQDN dari sebuah komputer bernama penantang dan diinstal di Advanced Technology Center (ATC) di De Anza College. Sebuah server DNS hanya dapat mencocokkan FQDN ke alamat. Perhatikan bahwa nama harus diakhiri dengan label null, tetapi karena null di sini berarti apa-apa, label diakhiri dengan titik (.).


> Sebagian Nama Domain Berkualitas (PQDN)

Jika label tidak diakhiri dengan string null, disebut nama domain berkualifikasi parsial (PQDN),. A PQDN mulai dari node tapi tidak mencapai akar. Hal ini digunakan ketika nama harus diselesaikan termasuk dalam situs yang sama sebagai klien. Berikut resolver bisa menyediakan bagian yang hilang, yang disebut akhiran, untuk menciptakan sebuah FQDN.

Misalnya, jika pengguna di fhda.edu tersebut. Situs ingin mendapatkan alamat IP dari komputer penantang, ia dapat mendefinisikan nama parsial Challenger

Klien DNS atc.fhda.edu menambahkan akhiran. Sebelum melewati alamat untuk server DNS. Klien DNS biasanya memegang daftar akhiran. Berikut dapat beberapa dari daftar sufiks di De Anza College.

> Domain

domain adalah subtree dari ruang nama domain. Nama domain adalah nama domain dari simpul di bagian atas subtree.

> DNS DI INTERNET

DNS adalah protokol yang dapat digunakan di berbagai platform. Di Internet, nama domain ruang (pohon) dibagi menjadi tiga bagian yang berbeda: domain generik, domain negara, dan domain terbalik.


> Generic Domain

Domain generik mendefinisikan host terdaftar sesuai dengan perilaku generik mereka. Setiap simpul di pohon mendefinisikan suatu domain, yang merupakan indeks untuk nama ruang database domain seperti di Gbr.6. Tingkat pertama di bagian domain generik memungkinkan tujuh label tiga-karakter yang menggambarkan jenis organisasi seperti terlihat pada tabel 1. Baru-baru ini beberapa tingkat pertama-label telah dietujui.

> Country Domain

Negara bagian menggunakan domain-karakter negara singkatan dua (misalnya, iq untuk Irak).

> Invers Domain domain invers digunakan untuk memetakan sebuah alamat ke nama.

> Pemetaan Nama untuk Alamat

Sebagian besar waktu, resolver memberikan nama domain ke server dan meminta alamat yang sesuai. Dalam hal ini, server memeriksa domain generik atau domain negara untuk menemukan pemetaan. Jika domain ini dari bagian domain generik, resolver menerima nama domain seperti tech.atc.edu, jika nama domain dari domain negara bagian, resolver menerima nama domain seperti tech.atc.iq.

> Pemetaan Alamat untuk Nama

Seorang klien dapat mengirim alamat IP ke server untuk dapat dipetakan ke nama domain. Ini disebut pointer query (PTR) DNS. Di sini menggunakan domain terbalik.

> DNS Pesan

DNS memiliki dua jenis pesan: query dan response. Kedua jenis memiliki format yang sama. Pesan query terdiri dari header dan catatan pertanyaan, tanggapan pesan terdiri dari header, catatan pertanyaan, jawaban catatan, catatan berwibawa, dan catatan tambahan.

Lanjut membaca “Penamaan DNS”  »»

Fully Qualified Domain Name

Fully Qualified Domain Name (disingkat menjadi FQDN), dalam sistem penamaan domain Domain Name System (DNS) merujuk kepada nama bertitik yang dapat mengidentifikasikan sebuah host Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) di dalam jaringan dan Internet. FQDN juga sering disebut sebagai Absolute Domain Name. FQDN didiskusikan dalam RFC 1035, RFC 1123 dan RFC 2181.
http://www.blogger.com/img/blank.gif
Sebuah FQDN dari sebuah host mengandung nama host miliknya digabungkan dengan nama domain (dan subdomain) di mana host tersebut berada, yang kemudian dipisahkan dengan menggunakan tanda titik (.). FQDN umumnya digunakan di dalam Uniform Resource Locator (URL) yang digunakan untuk mengakses halaman web di dalam jaringan dan Internet dan membuat path absolut terhadap ruang nama (namespace) DNS ke host target di mana halaman web tersebut berada. FQDN berbeda dengan nama domain biasa karena FQDN merupakan nama absolut dari domain, sehingga sufiks domain tidak perlu ditambahkan.

nb:

Lanjut membaca “Fully Qualified Domain Name”  »»

Fully Qualifed Domain Name

Fully Qualifed Domain Name (disingkat menjadi FQDN), dalam sistem penamaan domain Domain Name System (DNS) merujuk kepada nama bertitik yang dapat mengidentifikasikan sebuah host Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) di dalam jaringan dan Internet. FQDN juga sering disebut sebagai Absolute Domain Name. FQDN didiskusikan dalam RFC 1035, RFC 1123 dan RFC 2181.

Sebuah FQDN dari sebuah host mengandung nama host miliknya digabungkan dengan nama domain (dan subdomain) di mana host tersebut berada, yang kemudian dipisahkan dengan menggunakan tanda titik (.). FQDN umumnya digunakan di dalam Uniform Resource Locator (URL) yang digunakan untuk mengakses halaman web di dalam jaringan dan Internet dan membuat path absolut terhadap ruang nama (namespace) DNS ke host target di mana halaman web tersebut berada. FQDN berbeda dengan nama domain biasa karena FQDN merupakan nama absolut dari domain, sehingga sufiks domain tidak perlu ditambahkan.



Lanjut membaca “Fully Qualifed Domain Name”  »»