Selasa, 25 Mei 2010

Perintah Bash Untuk Membuat Nama

1)vim "nama yang dimasukkan".sh ,lalu ketik didalam:
# !/bin/bash
echo "nama yang akan dibuat"
:wq

2)lalu beri chmod
chmod 755 "nama yang dimasukkan".sh

3) lalu jalankan
./"nama yang dimasukkan".sh




Lanjut membaca “Perintah Bash Untuk Membuat Nama”  »»

Senin, 17 Mei 2010

Batch file programing

Batch File Programing merupakan perintah dasar yang ada pada sistem operasi Windows, dan tentunya ada sebagian dari anda semua sudah faham akan beberapa perintah dasar Batch file yang ada di komputer. Dengan mempelajari beberapa perintah batch pada komputer, nantinya anda akan bisa membuat sebuah program penolong ataupun program penghancur(red=Virus)yang tidak kalah keren dengan VBscript.

Saya disini mencoba belajar membuat batch file menggunakan perintah dasar "echo", tahu kan kan cara bikinnya bagaimana? Sekarang coba buka notepad nya semua, saya sarankan anda memakai Notepad++ agar lebih keren gitu dan lebih kumplit lagi sintaks nya. Sudah kan? Pertama coba anda ketikkan perintah seperti ini :

Echo belajar dan berbagi...

Perintah Echo ini berfungsi untuk menampilkan pesan, komentar atau keterangan dan lain-lain yang diberikan oleh user ketika berada dalam kondisi tertentu.

Yang kedua, anda simpan perintah tadi yang sudah diketik dengan nama Coba1.bat.

Ketiga, coba anda jalankan file Coba1.bat... jreng...jreng ada hasilnya kan??
Pasti ada dong, jendela command prompt muncul sebentar terus hilang lagi deh ya kan??

Bingung tidak bisa melihat apa isi dari command prompt tadi, nah saya akan sedikit berbagi tips nya agar jendela command prompt tadi tidak tertutup dengan cepat, caranya..

Edit file Coba1.bat yang tadi, tambahkan kata "Pause" dibawah tulisan "echo" seperti ini :

Echo belajar dan berbagi...

Pause

Sudah belum? kalau sudah anda simpan lagi perintah batch file tersebut dengan nama yang sama dan coba jalankan.

Terulang lagi seperti yang tadi? Tapi ada sedikit perbedaan pasti, jendela command prompt tidak langsung hilang, coba sekarang anda tekan sembarang tombol hilang deh.hehehhe.menari

Sekarang dapat kita ketahui bahwa perintah Pause di batch file tadi berfungsi untuk menghentikan proses sementara waktu, dan akan berjalan kembali setelah ada perintah masukan(Penekanan Tombol).

Lanjut, sekarang kita buat agar tampilan command prompt nya lebih berbeda, coba anda tambahkan perintah "Echo Off" tanpa tanda kutip loh seperti ini :

Echo off

Echo belajar dan berbagi...

Pause

Perlu anda ingat, tulis di file Coba1.bat yang tadi. anda simpan file Coba1.bat yang telah di edit dan jalankan.... Nah kan tampilan nya berubah lebih enak dilihat. Sekarang kita belajar membuat batch programing lebih rapih lagi, hanya dengan menambahkan perintah "CLS" pada file Coba1.bat seperti ini contohnya..

Echo off

cls

Echo belajar dan berbagi...

Pause

Coba anda save dan jalankan deh, berbeda kan tampilan command prompt
nya.tepuktangan

Siip sampai disini dulu belajar batch file programing nya yang super dasar, semoga saja anda bisa paham penggunaan batch file sederhana ini. Next time saya akan coba berbagi yang lebih ekstrim lagi(halah)sengihnampakgigi dengan menambahkan beberapa perintah internal maupun eksternal dari DOS.

Lanjut membaca “Batch file programing”  »»

Perintah Dasar & Pengenalan Bash (Materi Pada Slackers Gathering 9)

Shell adalah interface dari perintah text pada sistem Linux. Ada beragam shell yang terdapat di Linux, antara lain : ash, csh, ksh, tcsh namun yang paling banyak digunakan (bisa dikata default di Linux) adalah bash.
Ada beberapa kelebihan dari bash sehingga menjadi pilihanutama dalam pemilihan shell, dilinux. Salah satunya adalah autocomplete.

Pengguna pemula umumnya sedikit ngeri jika berhadapan dengan teks mode interface, padahal ada beberapa kemudahan yang ditawarkan teks mode, kemungkinan adalah karena kurang tahu bagaimana menggunakandan mencari pertolongan.

Perintah Dasar Umum :
Perintah Dasar Fungsi Contoh Penggunaan / Syntax
ls Sama dengan "dir" di DOS, yaitu melihat isi dari folder ls
cd Change direktori, pindah direktory cd direktoriku
cp Mengcopy file / folder cp file1 file2
rm Menghapus file / folder rm nama_file
cat Melihat isi file cat fileku


Masih banyak lagi perintah yang lain, silahkan mencari referensi untuk perintah – perintah yang lainnya lagi.

Autocomplete :
Command line dilinux begitu powerfull karena mempunyai autocomplete, selain memudahkan pengetikan juga autocomplete mencegah pengguna dari kesalahan ketik, misalnya kita buat file dengan nama "inifileyangsangtpanjangnamanya".

$ touch inifileyangsangtpanjangnamanya

Sewaktu membuat file tersebut dengan nama yang sangat panjang bukan suatu masalah tapi jika sudah mulai sering mengakses file tersebut maka sudah membuat kerepotan tersendiri. Hal ini bisa dihindari dengan menggunakan autocomplete, misalnya :

$ cat ini

perintah cat kemudian diikuti dengan nama file yang akan diakses, tapi tidak perlu menuliskan semuanya cukup beberapa huruf depan saja dilanjutkan dengan penekanan tombol tab, jika tidak ada lagi file dengan nama dimulai dengan kata “ini” maka setelah penekanan tombol tab nama file tersebut akan dilengkapi menjadi : inifileyangsangtpanjangnamanya

Hal yang sama juga berlaku pada perintah – perintah, misalnya “cdrecord”, hanya dengan mengetikkan “cdre” diikuti dengan menekan tombol tab maka akan dilengkapi menjadi cdrecord, jika pada saat menekan tombol tab tidak terjadi apa – apa kemungkinan besar masih ada lebih dari 1 perintah atau file yang berkarakter depan sama, ini bisa diketahui dengan menekan tombol tab 2 kali, cara yang sama juga mengetahui semua perintah yang dimulai dari huruf tertentu misalnya c2x jika masih terlalu banyak yang sama bisa dilanjutkan dengan huruf selanjutnya misalnya cd2x.

Bantuan :
Setelah bisa melihat perintah – perintah dengan menggunakan huruf awal – awal dilanjutkan dengan tab, selanjutnya adalah mencari bantuan. Linux sudah dilengkapi dengan dokumentasi yang baik, hanya saja kita yang malas untuk membacanya, di slackware terdapat bahan bacaan di /usr/doc/Linux-HOWTOs sebagai modal awal, tapi paket “F” pada instalasi harus di install :D.
Jika sudah tidak sempat maka ada beberapa jalan pintas untuk mengetahui fungsi dari sebuah perintah antara lain :

whatis namaperintah
dengan perintah ini kita bisa memperoleh deskripsi singkat dari perintah yang akan kita gunakan misalnya

$ whatis ls
ls (1) - list directory contents

Masih belum cukup bisa dengan menambahkan parameter --help, yang akan menampilkan bagaimana perintah tersebut digunakan
misalnya :

$ ls --help

Jika --help dirasa belum cukup maka bisa beralih ke “man”, informasi yang ditampilkan dari man cukup komplit,

$ man ls

man bukan hanya digunakan untuk menampilkan informasi dari perintah tapi juga bisa untuk menampilkan informasi dari file konfigurasi misalnya :

$ man smb.conf

Parameter :
Perintah teks mempunya parameter opsi untuk memudahkan penggunanya, dilinux ada dua jenis parameter yaitu notasi huruf misalnya -h dan notasi string misalnya --help, ada beberapa notasi string yang merupakan perpanjangan dari notasi huruf. Ada beberapa parameter yang biasanya sama dari beberapa perintah, misalnya :

--help atau -h untuk menampilkan bantuan, namun terkadang -h digunakan untuk tampilan yang human-readable atau lebih manusiawi, umumnya ini biasa digunakan jika informasi yang diberikan berupa angka – angka bit / Byte,
Contoh :

arman@oridecon:~$ df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda1 9.6G 6.8G 2.8G 72% /
/dev/sda3 29G 24G 5.5G 82% /home
/dev/sda4 37G 20G 17G 54% /home/data
arman@oridecon:~$ df
Filesystem 1K-blocks Used Available Use% Mounted on
/dev/sda1 10000072 7103540 2896532 72% /
/dev/sda3 30000424 24319624 5680800 82% /home
/dev/sda4 37896116 20410040 17486076 54% /home/data

-R atau -r Rekursif atau mengakses sampe ke sub – sub foldernya, contoh :

ls -R
cp -R /dir1 /dir2

Piping :
Terkadang dalam pengunaan perintah teks dibutuhkan lebih dari satu perintah sekali “enter”, Salah satu kondisinya adalah jika dalam melihat sebuah file hanya akan menampilkan baris yang mengandung kata tertentu. Contohnya :

$ cat /etc/httpd/httpd.conf | grep “Group”
# User/Group: The name (or #number) of the user/group to run httpd as.
Group apache

Hasil yang jauh berbeda jika hanya menggunakan cat bukan?, kondisi lainnya adalah pembacaan file teks. Saat mengetikkan perintah cat /etc/httpd/httpd.conf maka akan ditampilkan semua isi file sayangnya karena file tersebut cukup besar maka kita hanya melihat yang terakhir, namun ini bisa diatasi dengan menekan tombol untuk menggulung layar keatas, hanya saja banyaknya yang bisa digulung tergantung pada seberapa besar memory vga yang digunakan. Untuk ini bisa menggunakan perintah lain yaitu more atau less dengan piping “|”.

$ cat /etc/httpd/httpd.conf | less

perintah less juga bisa digunakan di depan menggantikan cat :

$ less /etc/httpd/httpd.conf

namun pada beberapa keadaan tertentu piping masih digunakan misalnya saja ingin membacanya log dari perintah dmesg :

$ dmesg | less

Redirecting :
Terdapat sebuah fasilitas dilinux yang juga memudahkan pengguna yaitu : redirecting atau pengalihan.
Jika selesai menggunakan piping maka informasinya bersifat temporary, jika ingin mengabadikannya (misal ingin di posting ke sebuah mailing list atau forum) maka redirecting adalah pilihan yang lain. Dilinux dikenal 3 file deskriptor yaitu stdin, stdout dan stderr (std = standard) yang bisa kita alihkan hanya stdout dan stderr. stdout adalah default standar untuk output, defaultnya adalah monitor. Sedangkan stderr kadang ke monitor kadang ke file berupa log file.

Redirecting menggunakan tanda “>” dan “>>”, misalnya :

$ ls / > ls.txt

Perintah diatas mengalihkan hasil dari perintah “ls /” ke sebuah file bernama “ls.txt”
Pada kondisi diatas hanya pada kondisi sukses saja terjadi pengalihan, jika error tidak terjadi perngalihan. Jika yang dibutuhkan adalah errornya maka kita bisa mengalihkan stderr ke file, caranya adalah dengan menambahkan “2>” misalnya :

$ ls sembarangfile 2> error.txt

Jika dibutuhkan kedua – duanya (output dan error maka digunakan “&>”). Contoh :

$ ls sembarangfile / &> hasil.txt

Gunakan tanda > jika yakin akan menghapus file lama atau membuat file baru, namun jika yang dibutuhkan adalah menambahkan ke file yang sudah ada sebelumnya maka digunakan tanda “>>”

contoh :

$ echo “Ini tambahannya” >> hasil.txt

Lanjut membaca “Perintah Dasar & Pengenalan Bash (Materi Pada Slackers Gathering 9)”  »»